March 2020
DicatNews - Cara Mencegah Virus Corona, Saat Barang dari Luar Masuk ke Dalam Rumah. Wabah virus corona kini menjadi pandemi global, telah memaksa masyarakat untuk melakukan physical distancing di rumah. Semua aktivitas yang biasa dikerjakan di luar rumah, seperti bekerja dan belajar sementara harus dilakukan di dalam rumah, adanya pembatasan keluar rumah meski hanya sekadar berbelanja kebutuhan pokok. 

Dalam situasi demikian, pasti tetap ada barang-barang yang masuk ke dalam rumah. Membersihkan barang- barang dari luar yang masuk ke rumah, ternyata tidak serumit yang Anda kira. Mungkin sulit untuk memilah-milah informasi yang terkadang saling bertentangan, terkait pembersihan dan desinfektan yang dapat digunakan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona. 

Ketika saat menerima paket makanan, haruskah bahan makanan diberi desinfektan? Atau bagaimana dengan paket dan barang pengiriman lainnya? Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyebaran virus terutama dari orang ke orang. Di antaranya penyebaran melalui orang yang berada dalam kontak dekat satu sama lain, dalam jarak sekitar 2 meter. Selain itu, melalui tetesan pernapasan (droplet) yang dihasilkan saat seseorang yang terinfeksi Covid-19 mengalami batuk atau bersin. Tetesan ini dapat mendarat di mulut atau hidung orang-orang yang ada di dekatnya. Bahkan, mungkin terhirup ke dalam paru-paru saat bernapas. 

Mengapa para ahli benar-benar menekankan pentingnya jarak sosial, mencuci tangan dan membersihkan area bersentuhan tinggi secara teratur sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona, SARS-CoV-2. Termasuk area-area dengan sentuhan tinggi, seperti gagang pintu, furnitur, perabot rumah, meja, kursi, sofa, sakelar lampu, keran air hingga perlengkapan mandi, makeup serta berbagai tas. Area dengan intensitas sentuhan yang tinggi dapat menimbulkan risiko penularan yang lebih tinggi. Area-area tersebut maka sangat perlu dibersihkan dan didesinfektan secara teratur dengan produk yang sesuai dengan jenis bahan, serta terdaftar dalam Environmental Protection Agency’s (EPA), serta Desinfektan untuk Penggunaan terhadap SARS-CoV-2. 

Namun, masih banyak masyarakat yang bingung dan takut dalam menangani pembersihan barang dari luar rumah. Seperti barang belanjaan, surat dan barang-barang pengiriman lainnya. Inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang barang-barang dari luar saat dibawa masuk ke dalam rumah. 

Penularan virus corona melalui makanan dan kemasan makanan mungkin paling banyak dikhawatirkan masyarakat selama ini. Namun, berita baiknya, bahan makanan memiliki risiko rendah dalam penularan virus corona. Faktanya, risiko terbesar yang berhubungan dengan bahan makanan adalah kontak dengan orang lain dan dengan area sentuhan tinggi, seperti keranjang belanja. Oleh karena itu, penting untuk selalu mempraktikkan jarak sosial yang sesuai saat berada di toko, menghindari menyentuh wajah dan mencuci tangan seusai kembali dari pasar.

Pedoman US Food & Drug Administration’s (FDA) tentang keamanan makanan dan virus corona tidak termasuk disinfektan untuk bahan makanan yang mudah rusak dan tidak mudah busuk. Dalam sebuah pernyataan pada 24 Maret lalu, Frank Yiannas, Wakil komisaris FDA mengatakan tidak ada bukti makanan manusia atau hewan atau kemasan makanan yang terkait dengan penularan virus corona penyebab Covid-19 Melansir Vox, Minggu (29/3/2020), FDA mencatat, ada kemungkinan seseorang dapat terkena Covid-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mungkin mata mereka. Akan tetapi ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus corona. Don Schaffner, seorang profesor mikrobiologi makanan di Rutgers School of Environmental and Biological Sciences dan pembawa podcast Food Safety Talk and Risky or Not?, menggemakan rekomendasi FDA mengenai penanganan makanan. “Saya tidak merekomendasikan untuk mendesinfeksi kumanmu. Ini sepertinya terlalu berhati-hati. Kami tidak tahu ada kasus Covid-19 yang ditularkan oleh makanan, atau kasus yang ditularkan oleh kemasan makanan," ungkap Schaffner. 

Namun, dia tetap merekomendasikan mencuci tangan setelah kembali dari toko kelontong. Penggunaan produk pembersih Menurut Schaffner, bahan makanan yang tahan lama tidak perlu didesinfektan sebelum digunakan, tetapi untuk produk makanan segar harus selalu dicuci dengan air. Kendati demikian, Schaffner tidak merekomendasikan sabun untuk mencuci bahan makanan segar. Menurut dia, sabun dirancang untuk digunakan pada piring atau tangan. Jika dikonsumsi secara tidak sengaja, maka dapat menyebabkan mual, muntah dan diare. Schaffner lebih menyarankan untuk fokus membersihkan tangan dengan mencuci tangan, dan tidak merekomendasikan penggunaan produk pemutih atau Lysol pada makanan. "Lysol dirancang untuk permukaan dan bukan untuk makanan, jadi tidak bisa menyemprot bahan ini ke tomat, karena bisa saja beracun. Pemutih juga dapat merusak tangan, mulut, karpet, dan lain-lain. 

Jadi saya khawatir tentang konsekuensinya jika digunakan dengan mengabaikan risikonya," jelas Schaffner. Bersihkan tas belanja Tas belanja yang dapat digunakan kembali, dianggap sebagai barang yang bersentuhan tinggi. Jadi harus selalu sering dibersihkan, setidaknya seminggu sekali, untuk memastikan tas ini bebas dari bakteri yang dapat menyebabkan penyakit yang disebabkan oleh makanan. Tas belanja dari nilon dan kapas dapat dicuci dengan mesin di dalam air dingin dan dikeringkan di udara. Sedangkan kantong belanja yang tidak bisa dicuci, dapat disemprot dengan antibakteri. Cairan antibakteri ini tetap harus merujuk Desinfektan untuk Penggunaan terhadap SARS-CoV-2 yang memenuhi kriteria EPA dalam melawan virus corona. Pengiriman dan pengambilan makanan Tindakan pencegahan paling berdampak saat Anda memesan layanan antar makanan, adalah menghindari kontak langsung dengan kurir. Jika memungkinkan, pilih layanan yang menawarkan pengiriman tanpa kontak. Kecanggihan teknologi saat ini, telah menawarkan berbagai aplikasi pengiriman dengan opsi pengiriman tanpa kontak. Saat melakukan pemesanan, baik lewat telepon atau via aplikasi, Anda dapat meminta agar barang yang dikirim dapat ditinggalkan di tangga, serambi atau pagar di luar rumah. Jika Anda mengambil bungkus makanan di restoran, praktikkan jarak sosial yang sesuai dengan karyawan restoran dan pelanggan lainnya. Meskipun risiko penularan dari sistem pembayaran diyakini jauh lebih rendah, namun jika memungkinkan dapat menggunakan pembayaran non tunai untuk menghindari kontaminasi silang. Risiko penularan virus corona melalui kemasan sangat rendah, seperti dari kantong kertas, kantong plastik atau kotak kardus. Baca juga: Virus Corona Paling Menular di Minggu Pertama Gejala, Ini Penjelasannya Namun Schaffner tetap menyarankan untuk selalu mencuci tangan setelah menerima paket atau kemasan makanan yang diantar. Jika Anda khawatir kontaminasi pada kantong bungkus atau wadah, maka ini langkah yang bisa dilakukan: Tempatkan kantong pengiriman dan wadah di wastafel, daripada diletakkan pada meja. Pindahkan makanan dari kemasan pembungkus ke piring. Buang semua kantong pengiriman, kotak dan wadah pengambilan di tempat sampah. Cuci tangan Anda sebelum makan. Bersihkan wastafel setelah makan menggunakan produk desinfektan.

Apakah virus corona dapat menular dari bungkus makanan? Selain kemasan makanan dan barang pengiriman, surat dan paket juga memiliki risiko rendah dalam penularan virus corona. Dave Partenheimer, juru bicara United States Postal Service (USPS), mengatakan, CDC, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta Surgeon General, telah mengindikasikan saat ini tidak ada bukti bahwa Covid-19 disebarkan melalui surat. 

Bahkan, menurut WHO kemungkinan orang yang terinfeksi mengkontaminasi barang komersial memiliki risiko rendah dalam menularkan virus yang menyebabkan Covod-19 dari paket yang dipindahkan. Sejalan dengan WHO, CDC menyatakan risiko penularan melalui surat dan paket sangatlah rendah. Secara umum, karena kemampuan virus corona bertahan di permukaan cukup buruk. Kemungkinan rendahnya risiko penyebaran virus corona dari produk atau kemasan yang dikirimkan karena waktu pengiriman yang setidaknya membutuhkan beberapa hari atau minggu. 

Kendati demikian, pada dasarnya virus corona umumnya paling banyak menyebar melalui droplet pernapasan. Tidak ada bukti yang menguatkan tentang transmisi Covid-19 melalui barang impor di Amerika Serikat. Oleh sebab itu, tidak perlu mendesinfektan surat atau paket. Namun, mencuci tangan dengan seksama setelah menerima atau memegang paket, benar-benar sangat disarankan untuk mencegah penularan infeksi virus corona.


Dicatnews - Virus Corona membuat sejumlah orang takut keluar rumah dan beraktivitas seperti biasa. Tapi bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari harus tetap terpenuhi. Karenanya, tetaplah menjalankan aktivitas seperti biasa selagi melakukan social distance.

Berbelanja ke supermarket pun termasuk kegiatan yang diperbolehkan asal dilakukan dengan berhati-hati. Ini tips aman belanja di pasar dan supermarket agar terhindar virus Corona.

Pakai Sarung Tangan dan Masker
Salah satu cara melindungi diri paparan virus adalah dengan memakai sarung tangan ketika mengambil produk dan bertransaksi selagi berbelanja. Untuk perlindungan ekstra, Anda pun dapat mengenakan masker penutup hidung dan mulut selama membeli barang di pasar dan supermarket.

Hindari Pegang Wajah
Tips belanja di supermarket atau masker yang penting dilakukan selama pandemi virus Corona adalah hindari pegang wajah. Saat sudah membersihkan tangan dengan sabun dan sanitizer, pastikan juga jari-jari tak menyentuh wajah. Hindari tangan menyentuh bagian-bagian vital, seperti mata, hidung, dan mulut yang cepat menularkan virus Corona.

Langsung Lepas Sesampai di Rumah
Agar tidak memaparkan bakteri dan virus setelah belanja di supermarket atau pasar, segera lepas masker dan sarung tangan sesampainya di rumah. Untuk lebih aman, buang alat perlindungan diri tersebut di tempat sampah di luar rumah demi menjauhkan virus Corona dari keluarga.

Cuci Tangan Setelah Pegang Produk Binatang
Cuci tangan setelah bepergian atau menyentuh barang asing wajib dilakukan. Apalagi jika Anda berbelanja dan memegang produk-produk dari binatang, seperti daging. Untuk perlindungan ekstra, Anda dapat menggunakan hand sanitizer setelah cuci tangan minimal 20 detik dengan sabun.

Hindari Binatang Liar di Pasar
Jika Anda berbelanja di pasar, hindari memegang binatang yang dijual hidup. Begitu juga dengan binatang liar. Hal tersebut juga merupakan salah satu tips penting dari WHO untuk menghindari Corona ketika berbelanja.

Lihat Persediaan dan Bikin Daftar
Sebelum belanja di pasar atau supermarket selama pandemi Corona, ada baiknya melihat persediaan barang di dapur dan gudang Anda terlebih dahulu. Setelah itu, daftarkan produk-produk apa saja yang sekiranya diperlukan selama masa social distancing. Selain agar hemat, cara ini juga akan menghindarkan Anda dari panic buying atau borong.

Jangan Borong
Banyak orang terdorong untuk borong belanjaan karena takut dengan imbas virus Corona. Memiliki persediaan barang selama masa social distance memang baik tapi hal ini bisa merugikan orang lain. Jika bisa berbelanjalah seperti biasa namun tambahkan beberapa barang yang sekiranya lebih diperlukan, misalnya masker, vitamin, sayur, atau buah untuk menjaga kesehatan.
Dicatnews - Malam ini 26 Maret 2020, ODP Corona DI Provinsi Banten Sejulah 1400 Orang Kota Tangerang dan Tangsel Tertinggi info ini didapatkan dari data Peovinsi Banten yang ada dalam Pemantauan Corona di Wilayah Provinsi Banten.

Di informasikan dari situs resmi penanganan Corona Provinsi Banten. Jumlah terbesar ada di kota Tangerang per tanggal 26 Maret 2020 yaitu sebanyak 291 naik dari malam sebelumnya 233, lalu kedua adalah Kabupaten Pandeglang sebanyak 243 Orang, Kabupaten Serang sebanyak 224 orang dan 192 orang di Kota Tangerang Selatan.

Data ini akan terus bertambah.


Dicatnews - Cegah Covid 19 Libur Sekolah di Kota Tangerang Selatan Sampai 20 Mei 2020. Hal ini dikeluakan melalui surat edaran kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan pertanggal 26 Maret 2020.

Hal ini sama dengan Kabupaten dan Kota Tangerang, hanya berbeda tanggal masuknya saja. Surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan Nomor : 421/1673-Disdikbud menyatakan bahwa UN dibatalkan dan libur sekolah diperpanjang Hingga 20 Mei 2020.

Ada 6 point dalam surat edaran ini yang intinya dalam rangka mencegah wabah Virus Covid 19 dan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 4 Tahun 2020.
DicatNews - Putus Mata Rantai Corona Sekolah selain di Kabupaten Tangerang Libur Sampai 1 Juni 2020 dan masuk tanggal 2 Juni 2020. Di Kota Tangerang pun dikelaukan surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dengan Nomor Surat :430/139-sekretariat yang di tanda tangani tanggal 26 Maret 2020.Hal ini guna mewaspadai penyebaran Covid-19 yang semakin hari terus meningkat, akhirnya Dinas Pendidikan Kota Tangerang memperpanjang masa libur sekolah.

Libur yang diperpanjang hingga 1 Juni 2020 mendatang tersebut berlaku untuk PAUD/TK/RA/SD/MI/SMP/MTs dan lembaga pendidikan non formal lainnya.


Keputusan memperpanjang libur sekolah ini disesuaikan atas Surat Edaran dari Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19).

Keputusan memperpanjang masa libur sekolah, telah menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kota Tangerang ini sudah sesuai dengan kalender cuti bersama pada saar Idul Fitri. Pada dasarnya ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.
Gambar ilustrasi
DicatNews - Putus Mata Rantai Corona Sekolah Di Kabupaten Tangerang Libur Sampai 1 Juni 2020. Hal ini guna mewaspadai penyebaran Covid-19 yang semakin hari terus meningkat, akhirnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang memperpanjang masa libur sekolah.

Libur yang diperpanjang hingga 1 Juni 2020 mendatang tersebut berlaku untuk PAUD/TK/RA/SD/MI/SMP/MTs dan lembaga pendidikan non formal lainnya.


Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaefullah, saat dikonfirmasi mengatakan, keputusan memperpanjang libur sekolah ini disesuaikan atas Surat Edaran dari Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19).

Ungkapnya“Kami akan ikuti Edaran mendikbud, tapi untuk liburnya akan diperpanjang sampai 1 Juni 2020,” 

Keputusan memperpanjang masa libur sekolah, telah menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang ini sudah sesuai dengan kalender cuti bersama pada saar Idul Fitri. Pada dasarnya ini sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.
Dicatnews - Setelah tadi siang 964 Orang dalam Pemantauan Corona di Wilayah Provinsi Banten. hal ini di informasikan dari situs resmi penanganan Corona Provinsi Banten. Jumlah terbesar ada di kota Tangerang per tanggal 24 Maret 2020 yaitu sebanyak 186 orang lalu serang 158 orang, Kota Tangerang Selatan 152 orang dan 111 orang di Kabupaten Tangerang.

Malam ini di hari dan tanggal yang sama kasus ODP Corona menjadi 1212 se wilayah Provinsi Banten. Dengan tertinggi di kota Tangerang yaitu sejumlah 233 Orang, Kabupaten Serang 194 Orang, Kota Tangerang Selatan 190 Orang, Naik kabupaten Pandeglang 182 dan Kabupaten Tangerang sebanyak 132 Orang.

Jumlah sembuh diseluruh Provinsi Banten sejumlah 118 Orang dari ODP. Data ini diluar data Dalam Pengawasan dan yang positif Corona.

Data ini akan terus bertambah.


Dicatnews - 964 Orang dalam Pemantauan Corona di Wilayah Provinsi Banten. hal ini di informasikan dari situs resmi penanganan Corona Provinsi Banten. Jumlah terbesar ada di kota Tangerang per tanggal 24 Maret 2020 yaitu sebanyak 186 orang lalu serang 158 orang, Kota Tangerang Selatan 152 orang dan 111 orang di Kabupaten Tangerang.

Jumlah sembuh diseluruh Provinsi Banten sejumlah 125 Orang dari pemantau. Data ini diluar data Dalam Pengawasan dan yang positif Corona.

Data ini akan terus bertambah.


DicatNews - Berikut adalah Cara mudah Meningkatkan Imunitas Guna Menghindari Virus Corona atau Covid 19. Caranya adalah hanya menekankan jari pada bagian dada sesering mungkin sebagaimana video berikut :
UPTD 2 DTRB - Kantor Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Di Semprot Disinfektan oleh BPBD Kabupaten Tangerang. Hal ini adalah kegiatan ke dua kalinya penyemprotan Disinfektan di seluruh ruang kerja Dinas Tata Ruang Dan Bangunan Kabupaten Tangerang, dimana sebelumnya dilakukan sendiri oleh Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang.






Kegiatan ini adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di lingkup Dinas Tata Ruang dan Bangunan serta lingkup Gedung PU Kabupaten Tangerang.


DicatNews - Berikut adalah Gejala- Gejala Dan Pengobatan Coronavirus Diantaranya Seperti Tengelam Dalam Air Gejala-gejala Coronavirus :

Gejala :
 1. Pertama-tama akan menginfeksi tenggorokan, sehingga tenggorokan akan merasakan sakit tenggorokan kering yang akan berlangsung selama 3 sampai 4 hari.

 2. Kemudian virus akan berbaur dengan cairan hidung dan menetes ke trakea dan masuk ke paru-paru, menyebabkan pneumonia.  Proses ini akan memakan waktu 5 hingga 6 hari.

 3. Dengan pneumonia, muncul demam tinggi dan kesulitan bernafas.  Hidung tersumbat tidak seperti yang normal.  Anda akan merasa seperti tenggelam dalam air.  Sangat penting untuk pergi mencari perhatian medis segera jika Anda merasa seperti ini.

 Tentang pencegahan:
 1. Cara paling umum untuk terinfeksi adalah dengan menyentuh benda-benda di depan umum, jadi Anda harus sering mencuci tangan.  Virus ini hanya dapat hidup di tangan Anda selama 5-10 menit, tetapi banyak yang bisa terjadi dalam 5-10 menit itu (Anda dapat menggosok mata atau memilih hidung tanpa disadari)

1. Corona merupakan virus berukuran besar. Diameter virus ini 400-500 micro, sehingga masker jenis apa pun dapat mencegah masuknya ke tubuh kita dan tidak perlu menggunakan masker yang mahal.

2. Virus corona tidak melayang di udara, tapi menempel pada benda, sehingga penularannya tidak melalui udara. 

3. Apabila menempel di permukaan logam, virus corona dapat hidup selama 12 jam. Mencuci tangan dengan sabun dan air sudah cukup.   

4. Apabila menempel di kain, virus corona dapat hidup selama 9 jam, sehingga mencuci pakaian atau menjemurnya di bawah sinar matahari selama 2 jam sudah cukup untuk membunuhnya. 

5. Apabila menempel di tangan, virus corona dapat hidup selama 10 menit, sehingga menyediakan sterilizer berbahan dasar alkohol cukup untuk berjaga-jaga.

6.Apabila berada di udara bersuhu 26-27 °C, virus corona akan mati sehinga tidak hidup di daerah panas . Di samping itu, minum air panas dan berjemur di bawah sinar matahari sudah cukup sebagai pencegahan.
Menghindari makanan dan minuman dingin termasuk ice cream sangat penting.

7. Berkumur sampai dalam dengan air hangat dan garam /betadine akan membunuh virus corona di sekitar anak dan mencegahnya masuknya virus kedalam paru-paru.

Dengan mengikuti petunjuk ini cukup untuk mencegah virus corona.

Coronavirus sama seperti virus Flu, belum ada obatnya dan belum ada anti Flu nya. Kalau Anda ke dokter Anda hanya akan diberi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Dan kdg antibiotik, itu bukan untuk mematikan virus Flu nya tp untuk mengurangi dampak dr Flu spt radang.

Jadi solusinya Anda harus meningkatkan stamina tubuh Anda dan kekebalan tubuh yg baik dgn mencari makanan yg sehat  dan pastikan Anda makan makanan bernutrisi, sering cuci tangan, banyak minum air putih dan istirahat cukup.
Kalo bisa hindari makanan yg selalu digoreng terlalu banyak karna mengandung minyak jenuh yg akan membuat imun lemah 
Perbanyak minum air putih sehari 8 gelas mencukupi tubuh anda. 
Perbanyak makan sayuran segar dan buah-buahan
 yg mengandung banyak vitamin C dan mendapatkan sinar matahari pagi yg cukup  yg mengandung Vitamin D.

Selalu minuman yg hangat buatlah air jahe karna mengandung antioksidan yg tinggi utk memperkuat sistem imun dan membunuh virus flu  dan minum kunyit,temulawak mengandung senyawa kukurmin memiliki sifat antioksidan utk melawan peradangan didalam tubuh yaitu rasa nyeri pada sendi  shg menghancurkan radikal2 bebas  dan dan hindari air dingin karna virus suka suhu dingin dalam tubuh.

Sebuah penelitian bahan alam indonesia sangat potensial dan paling pas mampu mencegah virus tsb  para peneliti menemukan  bahwa biji daging jambu merah sangat bermanfaat dapat menghambat wabah virus corona tsb.
Peneliti menemukan senyawa protein pada buah tsb sangat cocok utk menghambat virus patogen yg bisa membuat virus tsb menjadi lemah dan uji yg dilakukan diperoleh beberapa golongan senyawa yg berpotensi utk menghambat dan mencegah virus corona yg menginfeksi manusia.

Golongan senyawa tsb antara lain: hesperidia,rhamnetin,kaempferol,kuersetin dan myricetin yg terkandung dalam buah jambu merah.

Asupan vitamin C alami sebanyak mungkin untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.  "Irisan jeruk lemon dalam segelas air hangat 
 Jadi, apa pun yang Anda lakukan, lihat pesan ini dan bagikan kepada orang lain!
 Lemon panas dapat membunuh sel sel radikal bebas dan Potong lemon menjadi tiga bagian dan masukkan ke dalam gelas, lalu tuangkan air panas dan ubah menjadi (air alkali), minumlah setiap hari, itu pasti akan menguntungkan semua orang. Perawatan dengan ekstrak ini hanya menghancurkan sel-sel ganas dan tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
 Kedua, asam karboksilat dalam jus lemon dapat mengatur tekanan darah tinggi, melindungi pembuluh darah sempit, mengatur sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.

Masa karantina 14 hari terhadap orang suspect itu dilakukan dgn cara apa?

Antibody manusia akan dikeluarkan secara otomatis 
utk setiap manusia yg pertama kali kena dalam waktu 7 hari.

Hari pertama bersin,hari kedua pilek2 dan hari keempat,kelima,dan keenam itu demam dan itu normal karna hr ketujuh antibody keluar.
Sesudah antibody keluar,pertama keluar pelan pelan dan nanti akan meningkat kehari 14.

Dihari ke 14 antibody manusia yg keluar yg paling tinggi dan antibodi itulah yg akan menetralkan semua virus-virusnya akibatnya apa ?ya virusnya habis nah itu kenapa ada diangka 14

Wabah virus corona ini adalah masalah yg rentan dialami seseorang dgn kondisi fisik yg melemah sebab saat imunitas menurun segala virus dan bakteri bisa masuk ke tubuh tanpa perlawanan dan penjagaan khususnya bagi anak anak ,para orangtua terdapat beberapa faktor pemicu menurunnya sistem imun dan oleh sebab itu sangatlah penting memberi tubuh dgn makanan bergizi.

Tidak ada yang instan di dunia ini. Semua membutuhkan proses. Banyak orang ingin sehat secara instan dan tidak bersedia menjalani prosesnya. 

Ibarat menanam pohon. Saat bibit pohon telah ditanam, kita perlu menjaga, memberi pupuk, dan melindungi dari gangguan hama sampai pohon ini cukup besar dan kuat. Baru setelah itu kita dapat menikmati buahnya.

Apa yang kita tanam, itulah yang kita petik kelak. Tidak lebih....tidak kurang...pas

Ibarat buah dgn pohonnya,  pilihan yg salah dapat terlihat dari hasilnya yg buruk pula.

Semua orang membutuhkan ketenangan dalam menjalani hidup, namun di hari-hari ini ketenangan seolah-olah semakin menjauh dari kehidupan manusia.  Bagaimana bisa hidup tenang jika setiap hari kita mendengar dan melihat berita² yang mengejutkan dan aneh² di surat kabar atau televisi.  

Kita harus tetap tenang di segala situasi apabila kita panik maka sistem imunitas tubuh malah makin menurun shg mudah sakit untuk mengatasinya memperkuat imunitas tubuh kita dan berdoa kepada Allah semata sebagai sumber ketenangan yg sejati


DicatNews - Walau Ada Wabah Cofid 19 Tim Survey dan Monitoring UPTD Pemeliharaan II Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang masih melakukan tugas Surey Pendataan, Monitoring dan pengawasan bangunan pemerintah.

"Seminggu ini bahkan dari bulan januari 2020, kami masih melakukan tupoksi kami yang di antaranya melakukan survey, pendataan, pengawasan dan monitoring bangunan pemerintah di wilayah kerja UPTD Pemeliharaan II" Ujar Galih Gumelar. 

"walau memang wabah covid 19 mulai mewabah, tim tetap melakukan prodesur menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan tidak bersalaman langsung dengan pihak instansi yang bangunannya di data dan disurvei"tambahnya.

Tim survey yang terdiri dari kepala UPTD, Kasubag UPTD dan staff pemeliharaan UPTD wilayah II, tampak masih semangat melakukan pendataan bangunan pemerintah yang rusak di wilayahnya.

"Namun pada saat wabah ini, kami mengurangi jumlah bangunan yang di data dan di monitoring, guna menjaga kesehatan tim kerja kami, doanya saja kami bisa melaksanakan tugas dengan baik dan terhindar dari wabah covid 19"tambahnya lagi.

"Pihak sekolah atau instansi juga bisa menggunakan aplikasi Lapor Dicat atau melalui hot line whatsapp kami dengan e-form dicat,  jika memang tim kami belum melakukan pendataan ketempatnya,  bila mana ada kerusakan atau perubahan kelayakan bangunan pemerintah di tempatnya" imbau Galih Gumelar yang ikut melakukan monitoring kegiatan ini.

(RED)


DicatNews - Berikut adalah Daftar Rumah Sakit Rujukan Virus Corona di Jawa Timur :

  1. RSUD dr. Soetomo
  2. RSUD dr. Soedono Madiun
  3. RSUD dr. Saiful Anwar
  4. RSUD dr. Soebandi Jember
  5. RSUD Kab. Kediri Pare
  6. RSUD dr. R. Koesma Tuban
  7. RSUD Blambangan
  8. RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo
  9. RSUD Dr. Iskak Tulungagung
  10. RSUD Sidoarjo
  11. RS Universitas Airlangga
DicatNews - Berikut adalah Daftar Rumah Sakit Rujukan Virus Corona di DKI Jakarta :

  1. RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso
  2. RSUP Persahabatan
  3. RSUP Fatmawati
  4. RSUD Cengkareng
  5. RSUD Pasar Minggu
  6. RS Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto
  7. RSPAD Gatot Soebroto
  8. RSAL dr. Mintoharjo
DicatNews - Berikut 132 Rumah Sakit Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu :

Aceh
1 RSUD Dr. Zainoel Abidin
2 RSU Cut Meutia

Sumatera Utara
3 RSUP H. Adam Malik
4 RSU Djasamen Saragih
5 RSU Padang Sidempuan
6 RSU Kabanjahe
7 RSUD Tarutung

Sumatera Barat
8 RSUP dr. M. Djamil
9 RSU Achmad Mochtar

Riau
10 RSU Arifin Achmad
11 RSUD Kota Dumai
12 RSUD Puri Husada Tembilahan

Kepulauan Riau
13 RSUD Prov. Kep. Riau Tanjung Pinang
14 RSUD Embung Fatimah
15 RSUD Muhammad Sani Kab. Karimun
16 RS Badan Pengusahaan Batam

Jambi
17 RSUD Raden Mattaher

Sumatera Selatan
18 RSUP M. Hoesin
19 RS Dr. Rivai Abdullah
20 RSUD Siti Fatimah Prov. Sumsel
21 RSUD Lahat
22 RSUD Kayuagung

Bangka Belitung
23 RSUD Depati Hamzah
24 RSUD dr. H. Marsidi Judono

Bengkulu
25 RSUD M. Yunus Bengkulu
26 RSUD Arga Makmur
27 RSUD Hasanuddin Damrah Manna

Lampung
28 RSUD Dr. H. Abdul Moeloek
29 RSUD Ahmad Yani Metro
30 RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM
31 RSUD Mayjen H. M. Ryacudu

DKI Jakarta
32 RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso
33 RSUP Persahabatan
34 RSUP Fatmawati
35 RSUD Cengkareng
36 RSUD Pasar Minggu
37 RS Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto
38 RSPAD Gatot Soebroto
39 RSAL dr. Mintoharjo

Jawa Barat
40 RSUP dr. Hasan Sadikin
41 RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu
42 RS Paru dr. M. Goenawan Partowidigdo
43 RSUD Gunung Jati Cirebon
44 RSUD R. Syamsudin, SH Sukabumi
45 RSUD dr. Slamet Garut
46 RSUD Kab. Indramayu
47 RSU Tk. II Dustira

Banten
48 RSUD Kab. Tangerang
49 RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang

Jawa Tengah
50 RSUP dr. Kariadi
51 RS dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
52 RS Paru dr. Ario Wirawan
53 RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo
54 RSUD dr. Moewardi Surakarta
55 RSUD Tidar Magelang
56 RSUD KRMT Wongsonegoro
57 RSUD Kardinah Tegal
58 RSUD Banyumas
59 RSU dr. Loekmonohadi
60 RSUD Kraton Kab. Pekalongan
61 RSUD dr. Soeselo Slawi
62 RSUD RAA Soewondo Kendal

DI Yogyakarta
63 RSUP dr. Sardjito
64 RSUD Panembahan Senopati Bantul
65 RSUD Kota Yogyakarta
66 RSUD Wates

Jawa Timur
67 RSUD dr. Soetomo
68 RSUD dr. Soedono Madiun
69 RSUD dr. Saiful Anwar
70 RSUD dr. Soebandi Jember
71 RSUD Kab. Kediri Pare
72 RSUD dr. R. Koesma Tuban
73 RSUD Blambangan
74 RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo
75 RSUD Dr. Iskak Tulungagung
76 RSUD Sidoarjo
77 RS Universitas Airlangga

Bali
78 RSUP Sanglah
79 RSUD Sanjiwani Gianyar
80 RSUD Tabanan
81 RSUD Kab. Buleleng

Nusa Tenggara Barat
82 RSUD NTB
83 RSUD Kota Bima
84 RSUD Dr. R. Sudjono
85 RSUD H. L. Manambai Abdul Kadir

Nusa Tenggara Timur
86 RSU Prof. dr. W. Z. Johannes
87 RSU dr. TC. Hillers Maumere
88 RSUD Komodo Labuan Bajo

Kalimantan Barat
89 RSUD dr. Soedarso Pontianak
90 RSUD dr. Abdul Azis Singkawang
91 RSUD Ade Mohammad Djoen Sintang
92 RSUD dr. Agoesdjam Ketapang

Kalimantan Tengah
93 RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya
94 RSUD dr. Murjani Sampit
95 RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun

Kalimantan Selatan
96 RSUD Ulin Banjarmasin
97 RSUD H. Boejasin Pelaihari

Kalimantan Timur
98 RSUD Abdul Wahab Sjahrani
99 RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo
100 RSU Taman Husada Bontang
101 RSUD Panglima Sebaya
102 RSUD Aji Muhammad Parikesit

Kalimantan Utara
103 RSU Kota Tarakan
104 RSUD Tanjung Selor

Gorontalo
105 RSUD Prof. dr. H. Aloei Saboe

Sulawesi Utara
106 RSUP Prof. dr. R. D Kandou
107 RSU Ratatotok Buyat
108 RSUD Kota Kotamobagu
109 RSUD dr. Sam Ratulangi

Sulawesi Barat
110 RSUD Provinsi Sulawesi Barat

Sulawesi Tengah
111 RSUD Undata Palu
112 RSU Anutapura Palu
113 RSUD Kab. Banggai Luwuk
114 RSU Mokopido Toli-Toli
115 RSUD Kolonedale

Sulawesi Selatan
116 RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo
117 RS Dr. Tadjuddin Chalid, MPH
118 RSUD Labuang Baji
119 RSU Andi Makkasau Parepare
120 RSU Lakipadada Toraja
121 RSUD Kab. Sinjai
122 RS Tk. II Pelamonia

Sulawesi Tenggara
123 RS Bahtera Mas Kendari

Maluku
124 RSUP dr J. Leimena
125 RSU Dr. M. Haulussy Ambon
126 RSUD dr. P. P. Magretti Saumlaki

Maluku Utara
127 RSUD dr. H. Chasan Boesoirie

Papua
128 RSU Jayapura
129 RSU Nabire
130 RSU Merauke

Papua Barat
131 RSUD Kabupaten Soro
DicatNews - Berikut daftar rumah sakit rujukan penanganan virus corona di Jawa Tengah: 

  • RSUP dr. Kariadi, Semarang Telepon: (024) 841 3476  
  • RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten Telepon: (0272) 321 041 
  • RS Paru Dr. Ario Wirawan  Telepon: (0298) 326 130 
  • RSUD Kraton Kabupaten, Pekalongan  Telepon: (0285) 421 621 
  • RSUD Dr. H. RM. Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal Telepon: (0283) 491 016 
  • RSUD Dr. H. Soewondo, Kendal Telepon: (0294) 381 433 
  • RSUD Tidar Kota, Magelang Telepon: (0293) 362 260 
  • RSUD Dr. Moewardi, Solo Telepon: (0271) 634 634 
  • RSUD Banyumas Telepon: (0281) 796 182 
  • RSUD Dr. Loekmonohadi, Kudus Telepon: (0291) 431 831 
  • RSUD Prof. Dr. Margono, Banyumas Telepon: (0281) 632 708 
  • RSUD K.R.M.T Wongsonegoro, Kota Semarang Telepon: (024) 6711 500 
  • RSUD Kardinah, Tegal Telepon: (0283) 350 377 
  • RSUD Tugurejo, Semarang Telepon: (024) 7605297 
  • RSUD Salatiga Telepon: (0298) 324074 
  • RSUD Ambarawa Telepon: (0298) 591020 
  • RSUD Sunan Kalijaga, Demak Telepon: (0291) 685018 
  • RSUD dr. R. Soedjati, Grobogan Telepon: (0292) 421004 
  • RSU Sultan Agung, Semarang Telepon: (024) 6580019 
  • RSU St. Elizabeth, Semarang Telepon: (024) 8310035 
  • RSU Telogorejo, Semarang Telepon: (024) 86466000 
  • RSU Columbia Asia, Semarang Telepon: (024) 7629999 
  • RSU Tk. III Bhakti Wira Tamtama, Kota Semarang Telepon: (024) 3555944 
  • RSU Bhayangkara, Semarang Telepon: (024) 6720675 
  • RSU Tk. IV 04.07.03 dr. Asmir, Salatiga Telepon: (0298) 326045
  • RSU Tk. II dr. Seodjono, Magelang Telepon: (0293) 363061 
  • RSUD RAA Soewondo, Pati Telepon: (0295) 381102 
  • RSUD RA Kartini, Jepara Telepon: (0291) 591175 
  • RSUD dr. R. Soetrasno, Rembang Telepon: (0295) 691444 
  • RSUD dr. R. Soetijono, Blora Telepon: (0296) 531118 
  • RSU Mardi Rahayu, Kudus Telepon: (0291) 438234 
  • RSUD Bendan, Kota Pekalongan Telepon: (0285) 437222 
  • RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan Telepon: (0285) 385231 
  • RSUD Batang Telepon: (0285) 4493034 
  • RSUD Dr. M Ashari, Pemalang Telepon: (0284) 321614 
  • RSUD Brebes Telepon: (0283)671431 
  • RSU Islam Harapan Anda, Kota Tegal Telepon: (0283) 358244 
  • RSUD Cilacap Telepon: (0282) 533010 
  • RSUD Hj. Anna Lasmanah, Banjarnegara Telepon: (0286) 591464 
  • RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata, Purbalingga Telepon: (0281) 891016 
  • RSUD Setjonegoro, Wonosobo Telepon: (0286) 321091 
  • RSUD dr. Soedirman, Kabupaten Kebumen Telepon: (0287) 381101 
  • RSU Tk. III Wijayakusuma, Purwokerto Telepon: (0281) 633062 
  • RSUD Kota Surakarta Telepon: (0271) 715300 
  • RSUD Ir. Soekarno, Sukoharjo Telepon: (0271) 593118 
  • RSUD Pandan Arang, Boyolali Telepon: (0276) 321065 
  • RSUD Bagas Waras, Klaten Telepon: (0272) 3359666 
  • RSUD Soehadi Prijonegoro, Sragen Telepon: (0271) 891068 
  • RSUD Karanganyar Telepon: (0271) 495673 
  • RSUD Dr. Soediran MS, Wonogiri Telepon: (0273) 321008 
  • RSU PKU Muhammadiyah, Surakarta Telepon: (0271) 714578 
  • RSU Islam, Klaten Telepon: (0272) 322252 
  • RS Kasih Ibu, Surakarta Telepon: (0271) 714422 
  • RS dr. Oen, Surakarta Telepon: (0271) 643139 
  • RSU Tk. IV Slamet Riyadi, Surakarta Telepon: (0271) 714656 
  • RSUD Djojonegoro, Temanggung Telepon: (0293) 491119 
  • RSUD Dr. Tjitrowardojo, Purworejo Telepon: (0275) 321118 
  • RSUD Muntilan, Kabupaten Magelang Telepon: (0293) 587004





DicatNews - Terkait penanganan virus corona, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan 132 rumah sakit rujukan di 34 provinsi. Sebelumnya, jumlah rumah sakit rujukan hanya 100. Namun, dilakukan penambahan beberapa waktu lalu.

Penambahan rumah sakit rujukan tersebut didasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 169 Tahun 2020 tentang Penetapan RS Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu yang dikeluarkan pada Selasa (10/3/2020). Sebelumnya, penunjukkan rumah sakit rujukan tersebut tercantum pada Keputusan Menteri Kesehataan Nomor 414 Tahun 2017 tentang Penetapan RS Rujukan Penanggulangan Flu Burung. Sebanyak 132 rumah sakit tersebut dinilai telah mampu menangani pasien jika ada yang terkonfirmasi virus corona di wilayah cakupannya. 

Adapun Rumah Sakit di Sumatera Selatan adalah sebagai berikut: 

RS RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Alamat: Jl. Jendral Sudirman Km. 3,5 Palembang Telepon: (0711-354088), IGD (0711-315444) Fax: (0711-351318) Email: rsmhplg@yahoo.com

RS Dr. Rivai Abdullah Alamat: Jl. Sungai Kundur Kelurahan Mariana Kec. Banyuasin I Telepon: (0711-7537201) Fax: (0711-7537204) Email: rsdr_rivaiabdullah@yahoo.co.id 

RSUD Lahat Alamat: Jl. Mayjend Harun Sohar II No.28 Lahat Telepon: (0731-323080) Fax: (0731-321785) Email: rsud_lahat@yahoo.co.id 

RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan Alamat: Jl. Kol. H. Burlian Km 6 Kel. Sukabangun Kec. Sukarami, Palembang 30151 Telepon: (0711-5178883, 5718889) Fax: (0711-7421333) Email: rsudprovsumsel@gmail.com 

RSUD Kayuagung Alamat: Jln. Letjen Yusuf Singadekane Kel. Jua-jua Kec. Kayuagung Kab. Ogan Komering Ilir Telepon: (0712-323889) Email: rsud_kya@yahoo.com


DicatNews - Daftar Puskesmas Di Kabupaten Serang Provinsi Banten :

  1. Cinangka Jl. Raya Pantai Karang Bolong Km. 141, Kec. Cinangka
  2. Padarincang Jl. Raya Palka Km 35 Ds. Padarincang, Kec. Padarincang
  3. Ciomas Jl. Raya Ciomas Km 1 Kp. Sukapaksa, Kec. Ciomas
  4. Pabuaran Jl. Raya Palka Km 8 Ds. Pabuaran, Kec. Pabuaran
  5. Gunung Sari Jl. Gunung Sari Km 13, Kec. Gunung Sari
  6. Baros Jl. Raya Pandeglang Km. 12, Kec. Baros
  7. Petir Jl. Raya Petir Tunjung Km. 17, Kec. Petir
  8. Tunjung Teja Jl. KH. Abdul Kadir, Kec. Tunjung Teja
  9. Cikeusal Kp. Sukaratu Ds.Sukaratu, Kec. Cikeusal
  10. Pamarayan Jl. Simpang Tiga Km 1, Kec. Pamayaran
  11. Bandung Jl. Raya Bandung - Pamarayan, Kec. Bandung
  12. Jawilan Jl. Raya Jawilan, Kec. Jawilan
  13. Nyompok Ds. Nyompok, Kec. Kopo
  14. Kopo Jl. Kopo Maja No. 5, Kec. Kopo
  15. Cikande Jl. Raya Jakarta - Serang Km 27, Kec. Cikande
  16. Kibin Jl. Raya Serang Jakarta Km 21, Kec. Kibin
  17. Kragilan Jl. Raya Jakarta Km 18, Kec. Kragilan
  18. Pematang Ds. Pematang, Kec. Kragilan
  19. Waringin Kurung Jl. Sasahan No. 1, Kec. Waringin Kurung
  20. Mancak Jl. Raya Mancak Ds.Labuan, Kec. Mancak
  21. Anyar Jl. Raya Anyar Labuhan No. 20, Kec. Anyar
  22. Bojonegara Jl. KH Bakri No. 03, Kec. Bojonegara
  23. Pulo Ampel Jl. Raya Pulo Ampel, Kec. Pulo Ampel
  24. Kramat Watu Jl. Raya Cilegon Km 8, Kec. Kramat Watu
  25. Ciruas Jl. Raya Jakarta, Kec. Ciruas
  26. Pontang Ds. Pontang, Kec. Pontang
  27. Lebakwangi Jl. Nambo – Teras Bendung Km.06 Kec.Lebak Wangi
  28. Carenang Jl. Raya Warung Selikur Km. 6, Kec. Carenang
  29. Binuang Jl. Raya Gorda Km 7 Ds. Binuang, Kec. Binuang
  30. Tirtayasa Jl. Raya Tirtayasa, Kec. Tirtayasa
  31. Tanara Jl. Syech Nawawi No. 02., Kec. Tanara


DicatNews - Berikut adalah daftar Puskesmas di Kota Tangerang :

  1. Ciledug, Jl. Raden Fatah, Kel. Sudimara Barat, Kec. Cileduk
  2. Tajur, Komplek Wisma Tajur, Kel. Tajur, Kec. Cileduk
  3. Larangan Utara, Jl. Inpres, Kel. Larangan Utara, Kec. Larangan
  4. Cipadu, Jl. Mutiara, Kel. Cipadu, Kec. Larangan
  5. Pondok Bahar, Kel Pondok Bahar, Kec. Karang Tengah
  6. Karang Tengah, Komp. Keuangan, Kel. Karang Tengah, Kec. Karang Tengah
  7. Padurenan, Komp. Cileduk Indah II, Kel. Pedurenan, Kec. Karang Tengah
  8. Cipondoh, Jl. KH Hasyim Anshari, Kel. Cipondoh, Kec. Cipondoh
  9. Poris Pelawad, Jl. Banteng Betawi, Kel. Poris Plawad, Kec.Cipondoh
  10. Ketapang, Jl. Darussalam 1, Kel. Ketapang, Kec. Cipondoh
  11. Gondrong, Jl. HM Mansyur, Kel. Gondrong, Kec. Cipondoh
  12. Kunciran, Jl.Pepabri, Kel. Kunciran, Kec. Pinang
  13. Panunggangan, Komplek Kel. Panunggangan, Kec. Pinang
  14. Sukasari, Jl. Veteran No.1, Kel. Sukasari, Kec. Tangerang
  15. Tanah Tinggi, Jl. Muhajirin, kel. Tanah Tinggi, Kec. Tangerang
  16. Cikokol, Kec. Tangerang
  17. Karawaci Baru, Jl. Beringin Raya, Kel. Pabuaran Tumpeng, Kec. Karawaci
  18. Bugel, Jl. Arya Wasangkara, Kel. Bugel, Kec. Karawaci
  19. Pasar Baru, Jl. Ks Tubun, Kel. Pasar Baru, Kec. Karawaci
  20. Pabuaran Tumpeng, Jl. Mangkunegara, Kel. Pabuaran Tumpeng, Kec. Karawaci
  21. Cibodasari, Jl. Palem Raya No. 5, Kel. Cibodasari, Kec. Cibodas
  22. Baja, Jl. Baja Raya, Kel. Cibodas Baru, Kec. Cibodas
  23. Jatiuwung, Jl. Gatot Subroto Km.5, Kel. Kroncong, Kec. Cibodas
  24. Periuk Jaya, Jl. Periuk jaya KeL. Periuk Jaya, Kec. Periuk
  25. Gembor, Komp. Total Persada, Kel. Gembor, Kec. Periuk
  26. Sangiang, Kec. Periuk
  27. Poris Gaga Lama, Jl. Taman Poris Gaga , Kel. Poris Gaga, Kec. Batu Ceper
  28. Batu Ceper, Jl. Daan Mogot Km.21, Kel. Batu Ceper, Kec. Batu Ceper
  29. Neglasari, Jl. Marsekal Suryadarma, Kel. Neglasari, Kec. Neglasari
  30. Kedaung Wetan, Komp. Kel. Kedaung Wetan, Kec. Neglasari
  31. Jurumudi Baru, Jl. Halim Perdana Kusuma, Kel. Belendung, Kec. Benda
  32. Benda, Jl. Husen Sastranegara, Kel. Jurumudi, Kec. Benda


DicatNews - Berikut ini adalah dafta Puskesmas di Kota Cilegon :
  1. Ciwandan, Jl. Sunan Gunung Jati No.2, Kec. Ciwandan
  2. Citangkil, Jl. K.H.Agus Salim Kel. Kebonsari, Kec. Citangkil
  3. Pulo Merak, Jl. Puskesmas Pulo Merak No.3, Kec. Pulo Merak
  4. Purwakarta, Jl. Pasar Baru Kubang Welingi, Kec. Purwakarta
  5. Grogol, Kp.Cidangdang Ds.Rawa Arum, Kec. Grogol
  6. Cilegon, Jl. Pesut Kav. Blok C Cilegon, Kec. Cilegon
  7. Jombang, Jl. Kranggot Kel. Jombang, Kec. Jombang
  8. Cibeber, PCI Blok D Kel. Cibeber, Kec. Cibeber


DicatNews - Berikut ini adlah daftar nama Puskesmas Di Kota Serang :


  1. Curug, Jl. Raya Sempu-Petir No. 30 Kel. Curug, Kec. Curug
  2. Walantaka, Jl. Raya Ciruas Petir Km 5 Ds. Walantaka, Kec. Walantaka
  3. Kalodran, Ds. Kalodran, Kec. Walantaka
  4. Banjar Agung, Ds. Banjaragung, Kec. Cipocok Jaya
  5. Banten Girang, Jl. Raya Pandeglang Km 4 Kel.Tembong, Kec. Cipocok Jaya
  6. Cipocok Jaya, Jl. Raya Petir Km. 4 Keluarga Cipocok, Kec. Cipocok Jaya
  7. Singandaru, Jl. Letnan Jidun No. 4 Kel.Lontar Baru, Kec. Serang
  8. Serang Kota, Jl. Achmad Yani No. 159, Kec. Serang
  9. Ciracas, Jl. Adikara No. 1 Blok A Perumnas Ciracas, Kec. Serang
  10. Rau, Jl. Raya Cikepuh Rau Kel.Cimuncang, Kec. Serang
  11. Unyur, Ds. Unyur, Kec. Serang
  12. Taktakan, Jl. Raya Taktakan Gunung Sari Km 6 , Kec. Taktakan
  13. Pancur, Ds. Pancur, Kec. Taktakan
  14. Kilasah, Jl. Warung Jaud Sawah Luhur, Kec. Kasemen
  15. Kasemen, Kp. Sukadiri Ds Kasunyatan, Kec. Kasemen
  16. Sawah Luhur, Jl. Kasemen-Pontang, Ds. Sawah Luhur, Kec. Kasemen


DicatNews.com - Berikut adalah Daftar Puskesmas di Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten :


  1. Setu, Jl. Raya Puspitek No. 1 Ds. Setu, Kec. Setu
  2. Kranggan, Jl, Puspitek No. 1, Kec. Setu
  3. Bhakti Jaya, Kec. Setu
  4. Serpong I, Jl. Raya Serpong, Kec. Serpong
  5. Serpong II, Kec. Serpong
  6. Rawa Buntu, Ds. Rawa Buntu, Kec. Serpong
  7. Pamulang, Jl. Raya Surya Kencana No. 1, Kec. Pamulang
  8. Pondok Benda, Ds. Pondok Benda, Kec. Pamulang
  9. Benda Baru, Ds. Benda Baru, Kec. Pamulang
  10. Ciputat, Jl. Ki Hajar Dewantara No. 7, Kec. Ciputat
  11. Kampung Sawah, Jl. Gelatik Rt. 01/01 Kampung Sawah, Kec. Ciputat
  12. Jombang, Jl. Raya Sumatera No. 3, Kec. Ciputat
  13. Situ Gintung, Ds. Serua, Kec. Ciputat
  14. Ciputat Timur, Jl. Anggur No. 3 Kel Rempoa, Kec. Ciputat Timur
  15. Pisangan, Ds. Pisangan, Kec. Ciputat Timur
  16. Pondok Ranji, Ds. Pondok Ranji, Kec. Ciputat Timur
  17. Rengas, Ds. Rengas, Kec. Ciputat Timur
  18. Pondok Aren, Jl. Pondok Aren No. 4, Kec. Pondok Aren
  19. Jurang Manggu, Kel. Jurang Manggu, Kec. Pondok Aren
  20. Parigi, Kec. Pondok Aren
  21. Pondok Betung Ds. Pondok Betung, Kec. Pondok Aren
  22. Pondok Pucung, Ds. Pondok Pucung, Kec. Pondok Aren
  23. Pondok Kacang Timur, Ds.Pondok Kacang Timur, Kec. Pondok Aren
  24. Pondok Jagung, Jl. Raya Serpong Perum Eka Bhakti, Kec. Serpong Utara
  25. Pakualam, Kec. Serpong Utara


DicatNews - Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tangerang bangun wifi gratis di ruang publik untuk masyarakat, bertujuan untuk mewujudkan Tangerang Smart City. Menurut Dinas Kominfo Kota Tangerang, menjelaskan ada Wifi gratis 40 titik yang tersebar di 23 ruang publik umumnya berupa Taman di Kota Tangerang.

Berikut 23 titik lokasi Fasilitas wifi gratis yang dipasang oleh Dinas Kominfo Kota Tangerang :


  1. Taman Potret
  2. Taman Bambu
  3. Kampung Markisa
  4. Taman Laksa
  5. Tugu Adipura
  6. Alun-alun Ahmad Yani
  7. Taman Burung
  8. Taman Skate Park
  9. Taman Elektrik
  10. Taman prestasi
  11. Teras Cisadane
  12. Taman kupu-kupu
  13. Ecopark
  14. Taman Nobar
  15. Taman Kalipasir
  16. Kampung Bekelir
  17. Taman Dayung
  18. Taman Kunang-kunang
  19. Taman Ekspresi (2)
  20. Taman Pisang
  21. Situ Cipondoh
  22. Taman Gajah
  23. Flying Deck

Menurut keterangan, kecepatan wifi yang dipasang oleh Dinas Kominfo Kota Tangerang mencapai 50 Mbps. Lumayan Kencang dan membuat orang serta anak-anak jadi betah main di taman.

Dengan terpasangnya 40 titik wifi publik di 23 ruang publik tersebut, berharap masyarakat Kota Tangerang selain bisa melek teknologi dan masyarakat juga bisa membudayakan internet sehat.
DicatNews - Berikut adalah Daftar Trayek / Rute Angkutan Umum Di Tangerang :

R01 (Birumuda-Merah) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Jatake
Rute : Pasar Anyar > Daan Mogot > Merdeka > Gatot Subroto

R02 (Birumuda-Hitam) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Perumnas 1
Rute : PasarAnyar > Daan Mogot > Merdeka > Proklamasi > Beringin > Pasar Malabar.

R03 (Birumuda- Kuning) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Kutabumi
Rute : Pasar Anyar > Daan Mogot > Otista > Mohamad Toha

R03A (Birumuda-Birutua) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Serpong
Rute : Pasar Anyar > Kisamaun > MT.Haryono > Veteran > M.Yamin > Perintis Kemerdekaan >MH. Thamrin > Raya Serpong

R04 : (Putih-Biru) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Sewan
Rute : Pasar Anyar > Daan Mogot > Sitanala > Sewan

R05 (Birumuda-Hijau) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Kebon Besar
Rute : Pasar Anyar > Daan Mogot > Bouraq

R06 (Birumuda- Cokelat) : Legok – Pos Karawaci
Rute : Legok > Islamic > Imam Bonjol

R06A (Putih-Cokelat) : Cikokol – Bojong Nangka
Rute : Cikokol > Imam Bonjol > Islamic > Bojong Nangka.

R07 (Putih) : Perumnas 1 – Binong
Rute : Pasar Malabar > Imam Bonjol > Lippo Karawaci > Binong.

R08 (Putih) : Cimone – Pasar Kemis
Rute : Cimone > Gatot Subroto > Siliwangi > Pasar Kemis

G08 (Kuning-Merah) :Cikokol – Sangiang
Rute : Cikokol > Perintis Kemerdekaan > Imam Bonjol > Otista > Sasmita > Aria Santika > Galeong > Mohamad Toha

R10 (Putih-Cokelat) : Poris Plawad/Pasar Anyar – Cipondoh
Rute : Pasar Anyar > Soleh Ali > Veteran > Hasyim Ashari

RB11 (Kuning-Biru) : Pasar Anyar – Cikokol
Rute : Pasar Anyar > AhmadYani > Ki Asnawi > Ki Samaun > MT.Haryono > Veteran > M. Yamin > Sudirman > Modernland > Perintis Kemerdekaan > Ki
Asnawi > Ki Samaun > Otista >KS.Tubun > Daan Mogot > TMP Taruna

R11 (Biru-Putih) : Pasar Anyar – Perumnas 3
Rute : Pasar Anyar > Soleh Ali > Veteran > M.Yamin > Sudirman > Teuku Umar > Beringin > Cemara > Prambanan > Borobudur > Harapan Kita > Padjajaran

R13 (Kuning) : Kelapa Dua – Perumnas 1
Rute : Kelapa Dua > Islamic > Imam Bonjol > Pasar Malabar

R14 (Ijo Muda-Ijo Tua) : Cikokol – Perumnas 3
Rute : Cikokol > Teuku Umar > Proklamasi > Gatot Subroto >Dipati Unus > Prabu Siliwangi >Prambanan > Borobudur > Harapan Kita > Padjajarano

R15 (Hijau-Hitam) : Cimone – Pasar Kemis
Rute : Cimone > Gatot Subroto > Aria Wasangkara > Mohamad Toha > Vila Tangerang Regency > Pasar Kemis

R15A (Hijau-Kuning) : Cimone – Kutabumi
Rute : Cimone > Subandi > Aria Santika > Aria Wasangkara > Moh Toha > Vila Tangerang > Permata Tangerang > Kutabumi

R19 (Biru-Kuning) : Perumnas 2- Gading Serpong
Rute : Borobudur > Harapan Kita > Lippo Karawaci > Islamic > Kelapa Dua > Gading Serpong

A02 = Cimone – Balaraja
A03A = RS AN NISA – Perum 2,4 – Lippo
A03 = Cimone – Legok – Parungpanjang
A04 = Cimone – Balaraja
A06 = Cimone – Tigaraksa
B01 = Cikokol – Rawa Buaya
B02 = Ciledug – Cipondoh – Cikokol
B04 = Cikokol – Serpong
B07 = Serpong – Kalideres
B09 = Dadap – Cikokol
B10 = Batu  Ceper – Stasiun Benteng
C01 = Ciledug – Kebayoran
C02 = Ciledug – Podok Aren Jombang
C03 = Cledug – Kebon Jeruk
C05 = Ceger – Kebayoran Lama
C06A = Ciledug – Poris Plawad
C06S = Termminal Cileduk – Kunciran
C06T = Ciledug – Poris plawad
C11 : Ciledug – Pondok Kacang Timur – Parigi – BSD
C13 = Pojok – Kebon Jeruk
C14 = Ciledug – Lebak Bulus
C15 = Ciledug – Semanan
D01 : Ciputat – Kebayoran Lama
D02 : Ciputat – Pondok Labu
D03 : Ciputat – Lembah Bukit
D06 : Ciputat – Jombang
D07 : Ciputat – Muncul – Serpong
D08 : Ciputat – Kampung Sawah – Jombang – BSD
D09 : Ciputat – Gintung – Bintaro Plaza – Arinda
D10 : Ciputat – Pondok Aren
D11 : Ciputat – Muncul – Prumpung
D12 : Ciputat – Serua Permai – Parung Beunying
D12A: Ciputat – Serua – Bukit – Ciater – BSD
D13 : Ciputat – Pamulang – Reni Jaya
D14 : Ciputat – Pamulang – Pondok Benda
D15 : Pamulang – Lebak Bulus
D16 : BSD – Rawa Buntu – Serpong – Muncul
D16A: Prumpung – Pasar Serpong
D19 : Ciputat – Cinere
D21 : Pondok Pakulonan – Jelupang – BSD – Buaran – Victor
D22 : Ciledug – Bintaro Plaza – Mandar Utama
D23 : Ciputat – RE Martadinata – Cabe Raya – Cinere Mas – Pondok Labu
D24 : Ciputat – Sasak Tinggi – Villa Pamulang Mas – Suka Karya – Pasar Bukit Mandiri.
D25 : Perum Melati Mas – Pondok Kacang Barat – Arinda
D26 : Pamulang – Bambu Apus – Sarua – Kampung Sawah – Bintaro Plaza
D27 : Duta Bintaro – Alam Sutera
D28 : Ciputat – Legoso – Pondok Cabe – Cinangka – Sawangan
G01 = Pasar Baru – Mauk – Kronjo
G02 = Pasar Baru – Pakuhaji – Kramat
G03 = Kotabumi – Kalideres
R01 = Poris Plawad/Pasar Anyar – Jatake
R02 = Poris plawad/Pasar Anyar – Jatake
R03 = Cikokol – Serpong
R03A = Poris plawad/Pasar Anyar – Serpong
R04 = Poris plawad/Pasar Anyar – Sewan
R05 = Poris plawad/Pasar Anyar – Kebon Besar
R06 = Binong – Pos Karawaci
R06A = Cikokol Bojong Nangka
R07 = Binong – Karawaci – Malabar
R08 = Cimone - Pasar Kemis
R10 = Poris plawad – Cipondoh
R11 = Perum 1,2,3 – Cikokol
RB11 = Pasar Anyar – Cikokol
R13 = Kelapa Dua – Perumnas 1
R14 = Perum 2,3,4 – Cimone – Cikokol
R15 = Kotabumi – Cimone
R15A = Cimone – Kutabumi
R17 = Perum 2,3,4 – RS AN NISA
R19 = Perum 2 – Lippo – Kelapa dua – Gading Serpong
T16 = Ciledug – Regency – Pakulonan
KSS : Pasar Serpong – Muncul – Prumpung – Gunung Sindur
DicatNews - Novel Coronavirus (2019-nCov) atau Virus Corona hingga hari ini masih menyita perhatian banyak negara di dunia. Penyebaran Virus Corona masih terus meluas secara global. Jumlah kasus baru positif Virus Corona juga bertambah cepat, terutama di China. Berdasarkan data terbaru Map of Coronavirus 2019-nCoV Global Cases by Johns Hopkins CSSE, pada 6 Februari 2020 per pukul 18.30 WIB, ada 28.344 orang di seluruh dunia dinyatakan positif Virus Corona. Sementara kasus kematian akibat Virus Corona sudah mencapai 565 jiwa. 

Kasus positif Virus Corona terbanyak masih di China daratan, yakni 28.085 orang. Sedangkan dari 565 kematian pasien sebab virus Corona, semua terjadi di China daratan, kecuali dua kasus yang masing-masing terjadi di Hongkong dan Filipina. Mayoritas kasus kematian tercatat ditemukan di Provinsi Hubei, yakni 549 jiwa. Hubei merupakan provinsi China dengan ibu kota Wuhan, kawasan yang diduga menjadi lokasi pertama penularan Virus Corona. 

Data jumlah kasus positif Virus di atas menunjukkan lonjakan cepat dibanding sehari sebelumnya. Pada 5 Februari 2020, per pukul 13.35 WIB, data kasus positif virus Corona baru mencapai 24.551. Artinya, terdapat penambahan 4.000 kasus dalam sehari saja. Sampai hari ini, 10 negara selain China dengan jumlah kasus positif virus Corona terbanyak adalah Jepang (45), Singapura (28), Thailand (25), Korea Selatan (23) dan Hongkong (21). Lima negara lainnya adalah Australia (14), Taiwan (13), Jerman (12), AS (12) serta Malaysia (12). Di sisi lain, ada 1.337 orang yang dilaporkan berhasil pulih setelah dinyatakan positif Virus Corona. Sebagian besar dari mereka yang pulih setelah dirawat di rumah sakit dari Hubei, yakni 694 orang. 

Sementara di Indonesia, sampai Kamis pekan ini belum ada kasus positif virus Corona ditemukan. Baru satu WNI di Singapura yang positif tertular virus Corona. WNI yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Singapura itu saat ini sedang diisolasi oleh otoritas kesehatan negara setempat. Pemerintah RI juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan baru untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia, termasuk pembatalan sementara penerbangan dari dan menuju China mulai pekan ini. Pemerintah pun melarang impor hewan hidup dari China. 

Daftar Info Penting soal Virus Corona Sejumlah langkah pencegahan juga dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI). Salah satunya dengan memberikan informasi agar publik memahami berbagai hal terkait Virus Corona. Melalui situs Infeksi Emerging, Kemenkes merilis sejumlah informasi penting yang perlu diketahui publik, mulai dari gejala, bahaya hingga mekanisme penularan Virus Corona. Berikut ini sejumlah info penting dari Kemenkes yang dilansir pada 5 Februari 2020 tersebut. 

1. Apa itu Virus Corona atau Novel Coronavirus (2019-nCoV)? Novel coronavirus (2019-nCoV) atau Virus Corona merupakan jenis baru coronavirus yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus termasuk keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia, Virus Corona menyebabkan penyakit flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). 

2. Apakah Novel Coronavirus (Virus Corona) sama seperti SARS? SARS adalah coronavirus yang diidentifikasi pada tahun 2003 dan termasuk dalam keluarga besar virus yang sama dengan Novel Coronavirus. Namun keduanya berbeda jenis virusnya. Gejalanya mirip dengan infeksi 2019-nCoV, namun SARS lebih berat. 

3. Apa gejala Virus Corona (2019-nCoV)? Gejala umum infeksi Virus Corona adalah berupa demam ≥38 derajat celcius, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak napas. Jika ada orang dengan gejala ini pernah melakukan perjalanan ke China (terutama Wuhan), atau pernah kontak dengan penderita 2019-nCoV, maka orang tersebut harus menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya. 

4. Seberapa bahaya Virus Corona (2019-nCoV)? Seperti penyakit pernapasan lainnya, infeksi Virus Corona bisa menyebabkan gejala seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Beberapa orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas. Walaupun fatalitas penyakit ini masih jarang, namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi gangguan medis yang sudah ada sebelumnya (seperti, diabetes dan penyakit jantung), biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Infeksi virus ini terbukti dapat memicu kematian. 

5. Bagaimana manusia bisa terinfeksi Virus Corona (2019-nCoV)? Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana manusia bisa terinfeksi virus ini. Para ahli masih melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, cara penularan dan pola klinis, serta perjalanan penyakit. Hasil penyelidikan sementara dari beberapa institusi di kota Wuhan, menunjukkan bahwa sebagian kasus terjadi pada orang yang bekerja di pasar hewan/ikan. Namun, belum dapat dipastikan jenis hewan penular virus ini. Hingga saat ini, sudah dipastikan ada penularan antar-manusia. Biasanya, penularan dapat terjadi setelah ada kontak erat dengan pasien terinfeksi Virus Corona, seperti di tempat kerja, rumah atau fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya. 

6. Bisakah manusia terinfeksi Virus Corona (2019-nCoV) dari hewan? Saat ini, hewan sumber penularan Virus Corona belum diketahui. WHO terus menyelidiki berbagai kemungkinan jenis hewan penularnya. Hewan dari pasar hewan hidup di China diduga menjadi pemicu terinfeksinya manusia yang dilaporkan pertama kali. Untuk itu disarankan pada saat berkunjung ke pasar hewan hidup, hindari kontak langsung dengan hewan dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan tanpa alat pelindung. Konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang juga perlu dihindari. 
Penanganan daging mentah, susu, atau produk hewani harus diperhatikan, untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah lain. Hal ini perlu dilakukan dengan memperhatikan keamanan pangan yang baik. 

7. Bisakah hewan peliharaan menyebarkan Virus Corona (2019-nCoV)? Saat ini, belum ditemukan bukti soal hewan peliharaan, seperti anjing atau kucing, bisa terinfeksi Virus Corona. Namun, jauh lebih baik untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Kebiasaan ini dapat melindungi Anda terhadap berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah dari hewan ke manusia. 

8. Berapa lama Virus Corona (2019-nCoV) bertahan di permukaan benda? Sampai saat ini belum diketahui berapa lama 2019-nCoV bisa bertahan di permukaan suatu benda, meskipun ada informasi awal yang menunjukkan virus dapat hidup hingga beberapa jam. Namun disinfektan sederhana disebut dapat membunuh virus ini agar tidak menginfeksi orang lagi. 

9. Apakah ada vaksin atau obat khusus untuk Virus Corona (2019-nCoV)? Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk Virus Corona. Namun, gejala yang disebabkan oleh virus ini dapat diobati. Oleh karena itu pengobatan harus didasarkan pada kondisi klinis pasien. Perawatan suportif diyakini dapat sangat efektif. 

10. Apakah antibiotik efektif mencegah dan mengobati Virus Corona (2019-nCoV)? Tidak, antibiotik tidak bekerja melawan virus, hanya bakteri. 2019-nCoV adalah virus. Oleh karena itu, antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan. Namun, jika Anda dirawat di rumah sakit untuk 2019-nCoV, Anda mungkin menerima antibiotik, karena infeksi sekunder bakteri bisa saja terjadi. 

11. Siapa saja yang berisiko terinfeksi Virus Corona (2019-nCoV)? Orang yang tinggal atau bepergian di daerah lokasi Virus Corona mewabah atau bersirkulasi sangat mungkin berisiko terinfeksi. China merupakan negara terjangkit 2019-nCoV dengan sebagian besar kasus telah dilaporkan. Mereka yang terinfeksi di negara lain umumnya adalah orang-orang yang belum lama ini bepergian ke China atau tinggal maupun bekerja dekat dengan wisatawan, rekan kerja, tenaga medis yang merawat pasien terinfeksi 2019-nCoV, dan pembawa virus lainnya. Petugas kesehatan yang merawat pasien positif Virus Corona berisiko tertular sehingga mereka harus konsisten melindungi diri dengan prosedur pencegahan dan pengendalian infeksi yang tepat. 

12. Siapa yang lebih rentan tertular, orang tua atau muda? Tidak ada batasan usia orang-orang dapat terinfeksi oleh coronavirus (2019-nCoV). Namun, orang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit jantung) terindikasi lebih rentan untuk menderita sakit parah usai tertular. 

13. Apa beda sakit akibat Virus Corona (2019-nCoV), dengan influenza biasa? Orang yang terinfeksi 2019-nCoV dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Meski gejalanya sama, tetapi virus penyebabnya bisa berbeda. Kemiripan gejala tersebut membuat identifikasi infeksi Virus Corona tidak mudah dilakukan. Perlu ada pemeriksaan laboratorium untuk mengonfirmasi indikasi seseorang tertular Virus Corona. Oleh karena itu, WHO merekomendasikan agar setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas mencari pengobatan sejak dini. Mereka pun perlu memberitahu petugas kesehatan soal riwayat perjalanannya dalam 14 hari terakhir sebelum gejala muncul. Informasi lainnya ialah riwayat kontak mereka dengan seseorang yang sedang menderita infeksi saluran pernafasan. 

14. Berapa lama waktu inkubasi Virus Corona (2019-nCov)? Waktu yang diperlukan sejak tertular atau terinfeksi hingga muncul gejala disebut masa inkubasi. Saat ini masa inkubasi Virus Corona (2019-nCoV) diperkirakan antara 2-11 hari, dan perkiraan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kasus. Jika merujuk data kasus penyakit akibat coronavirus sebelumnya, seperti MERS dan SARS, masa inkubasi 2019-nCoV juga bisa mencapai 14 hari. 

15. Bisakah 2019-nCoV terdeteksi dari orang yang tidak menunjukkan gejala? Sangat penting untuk memahami kapan orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus ke orang lain untuk upaya pengendalian. Informasi medis terperinci dari orang yang terinfeksi diperlukan untuk menentukan periode infeksi 2019-nCoV. Berdasarkan laporan terbaru, ada kemungkinan orang yang terinfeksi 2019-nCoV bisa menularkan virus ini sebelum menunjukkan gejala yang signifikan. Namun, berdasarkan data yang tersedia saat ini, sebagian besar yang menyebabkan penyebaran adalah orang-orang yang memiliki gejala.

Sumber : tirto.id dan Sumber lainnya